Kembali ke Era Musik 80-an Bersama Ardhito Pramono dan Wijaya 80

Asset: Gambar dari Instagram @wijaya80s

Memutar Waktu ke Era Emas Bersama Wijaya 80

Musik selalu punya cara untuk membawa kita kembali ke masa lalu, dan itulah yang berhasil dihadirkan oleh Wijaya 80. Band ini datang membawa hembusan nostalgia era 80-an yang dipadukan dengan sentuhan city pop khas Indonesia. Dengan warna musik yang langsung mengingatkan kita apda magisnya karya Fariz RM hingga Chandra Darusman.

Bermula dari Tongkrongan Teman Lama

Band yang dibentuk tiga musisi berbakat: Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, dan Hezky Joe. Proyek yang awalnya berasal dari kolaborasi santai antara teman lama yang ingin bersenang-senang dalam tuangan frekuensi musik yang sama.

Pemilihan nama band ini pun cukup unik. Pada siniar Sholeh Sholihun mereka mengakui, terinspirasi dari lokasi kantor tempat mereka seringkali menjadi titik kumpul mereka, dengan semangat kejayaan musik era 80-an, yakni di Jalan Wijaya.

Dari 'Seharusnya Aku' Menuju Viralnya 'Terakhir Kali'

Perjalanan mereka dimulai lewat single perdana berjudul “Seharusnya Aku” yang menjadi titik awal dan perkenalan warna musik retro mereka. Namun, lewat single kedua mereka, “Terakhir Kali”, lah yang benar-benar mencuri perhatian khalayak ramai dan membuat mereka mulai dikenal.

Lagu ini menangkap dilema cinta bertepuk sebelah tangan dengan begitu tepat. Liriknya menusuk langsung tanpa berbelit-belit:

"Tak ada patah hati, yang sembuh di satu dua hari."

Kalimat sederhana tapi sangat relatable itulah yang membuat lagunya mudah tersangkut di kepala. Tak heran jika "Terakhir Kali" langsung ramai diperbincangkan di Spotify dan viral di TikTok, terlebih dengan Ardhito yang kerap menjadikannya musik latar di video-video pribadinya.

Asset: Instagram @wijaya80s

Warna Baru yang Layak Dinanti

Dengan nuansa retro yang mereka tawarkan, Wijaya 80 berhasil memberi warna yang menyegarkan di tengah industri musik hari ini. Perjalanan mereka tentu masih panjang, tapi fondasi yang mereka bangun sudah sangat solid. Karya-karya berikutnya dari trio ini jelas jadi salah satu yang paling layak untuk kita nantikan bersama.

Posting Komentar